Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Data Inflasi Jadi Angin Segar, Emas Terbang Lagi
Saturday, 27 September 2025 03:42 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas menguat pada hari Jumat(26/9) setelah data inflasi AS sesuai dengan ekspektasi, memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve akan melanjutkan pemangkasan suku bunga akhir tahun ini.

Emas spot naik 0,8% menjadi $3.778,62 per ons pada pukul 13.30 EDT (17.30 GMT), setelah mencapai rekor $3.790,82 di awal pekan. Logam mulia ini telah naik sekitar 2,5% minggu ini. Emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup 1% lebih tinggi di $3.809.

"Data PCE bulanan sesuai, meskipun pendapatan dan pengeluaran pribadi hanya sepersepuluh di atas ekspektasi. Tidak ada dari data ini yang akan menghalangi The Fed untuk melanjutkan pemangkasan suku bunga secara hati-hati pada pertemuan bulan Oktober," kata Tai Wong, seorang pedagang logam independen.

Data menunjukkan bahwa indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS naik 2,7% year-on-year pada bulan Agustus, sejalan dengan ekspektasi para ekonom dalam jajak pendapat Reuters. Investor kini melihat probabilitas penurunan suku bunga sebesar 88% pada bulan Oktober dan peluang penurunan suku bunga sebesar 65% pada bulan Desember. Pasar juga akan mencermati pernyataan dari Presiden Fed Richmond, Thomas Barkin, dan Wakil Ketua Fed, Michelle Bowman, untuk mendapatkan petunjuk mengenai sikap Fed.

Emas, yang merupakan aset safe haven tradisional, biasanya diuntungkan oleh suku bunga yang lebih rendah. Di sisi perdagangan, Presiden Donald Trump mengumumkan putaran tarif baru untuk obat-obatan, truk, dan furnitur impor, yang berlaku efektif 1 Oktober.

Di antara logam lainnya, perak spot naik 2,6% menjadi $46,41 per ons, mencapai level tertinggi dalam lebih dari 14 tahun, sementara paladium naik 2,8% menjadi $1.284,77, yang membuatnya berada di jalur untuk kenaikan mingguan. Platinum naik 2,5% menjadi $1.568,21, tertinggi dalam lebih dari 12 tahun.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS